Bali sudah lama berhenti menjadi pulau smoothie bowl, hanya saja belum banyak panduan yang menyadarinya. Yang ada sekarang adalah skena restoran yang sesungguhnya: dapur Mediterania dengan tungku kayu di tengahnya, meja omakase, steakhouse yang mengeringkan daging sapinya sendiri, dan ruang makan yang menghadirkan pertunjukan di sela-sela hidangan. Semuanya terkonsentrasi di segelintir jalan, dan selalu penuh reservasi.
Di Mana Restoran-Restoran Ini Berada
Berawa adalah tempat Canggu pergi untuk makan malam yang sesungguhnya — deretan dapur serius terpadat di pulau ini, sebagian besar bergaya Mediterania atau Eropa pesisir, semuanya hanya berjarak beberapa menit satu sama lain.
Canggu bagian utama, dari Batu Bolong ke arah dalam, lebih beragam: bara api dan seafood, Asia modern, satu meja omakase, satu steakhouse, dan kafe-kafe yang buka dari sarapan hingga makan malam.
Seminyak mempertahankan ruang-ruang untuk momen besar, yang Anda pesan untuk ulang tahun, bukan untuk sekadar hari Selasa biasa.
Uluwatu menukar jalanan ramai dengan pemandangan: makan malam di tepi tebing, sepadan dengan perjalanannya jika Anda meluangkan waktu sore penuh di sana. Ubud berada di pedalaman dan lebih tenang, menghadirkan fine dining tanpa latar suara beach club. Nusa Dua adalah gaya makan resor, yang cocok untuk keluarga dan tamu yang tiba larut.
Berdasarkan Jenis Malam
- Seafood dan bara api. Ciri khas pulau ini saat ini — ikan utuh di atas bara, hidangan untuk berbagi, meja panjang.
- Omakase dan sushi. Sebuah meja bar, urutan hidangan yang sudah ditentukan, tanpa perlu memilih menu. Pesan lebih awal; jumlah kursinya bisa dihitung dengan jari.
- Steak. Daging sapi dry-aged dan api terbuka, obat mujarab setelah seminggu makan nasi dan ikan.
- Makan malam sebagai pertunjukan. Ada penampil di sela-sela hidangan. Pendapat bisa terbagi, sangat cocok untuk rombongan, kurang tepat untuk kencan pertama.
- Buka sepanjang hari. Kafe-kafe bergaya Mediterania dan Timur Tengah yang menyajikan sarapan dan masih buka saat makan malam — berguna di hari kedatangan.
Empat Aturan Praktis
Pesan dulu. Terutama Berawa pada hari Jumat atau Sabtu, dan di mana pun pada bulan Juli, Agustus, atau dua minggu terakhir Desember.
Datanglah lebih awal dari kebiasaan di rumah. Dapur di sini tutup lebih awal dari yang biasa berlaku di Eropa. Meja pukul delapan malam masih nyaman; pukul sepuluh malam adalah taruhan.
Sebutkan jumlah orang Anda sejak pesan pertama. Empat orang adalah reservasi biasa. Delapan orang adalah rencana penataan meja, dan sistem pemesanan yang menerimanya begitu saja tanpa bertanya adalah sistem yang akan memecah rombongan Anda ke tiga meja berbeda.
Hitung waktu tempuhnya, bukan jaraknya. Berawa ke Seminyak pukul delapan malam bukanlah lima belas menit seperti yang diklaim peta.
Meminta meja dekat jendela, memberi tahu dapur soal alergi, mengatur agar kue keluar pada momen yang tepat, menahan dua pilihan sementara teman-teman Anda memutuskan, dan tetap mendapatkan jawaban pada malam yang tertera penuh. Beri tahu kami tanggalnya, jumlah orangnya, dan suasana yang diinginkan — tanyakan pada concierge atau jelajahi restoran-restoran yang kami booking-kan.
Mau kami yang urus?
Beri tahu concierge apa yang Anda butuhkan — meja, guestlist, vila, sopir. Kami jawab dalam 15 menit, 24/7.