Kebanyakan rencana tujuh hari di Bali gagal dengan cara yang sama: memperlakukan pulau ini seolah kecil. Memang kecil, tapi jalannya lambat, dan seminggu yang dihabiskan untuk bolak-balik antara satu basis dan segala sesuatunya berarti setengah minggu itu terbuang percuma. Itinerary ini membuat Anda berpindah dua kali dan menjaga setiap hari tetap dalam radius tiga puluh menit.
Bentuknya: tiga malam di pesisir Canggu, dua malam di pedalaman Ubud, dua malam di tebing Uluwatu. Ini juga berjalan sama baiknya jika dibalik urutannya, dan dalam kedua kasus bandara berada di ujung selatan, dekat Uluwatu.
Hari 1 — Mendarat, dan jangan berambisi dulu
Tiba, sopir sudah menunggu di pintu dengan nama Anda, vila sudah dicek, dan makan malam sudah dipesan dekat tempat Anda menginap pada jam yang masuk akal. Jangan rencanakan clubbing malam ini. Kalau Anda mendarat sore hari, pantai saat matahari terbenam sudah cukup.
Hari 2 — Canggu dengan iramanya sendiri
Pagi di pantai atau di air, siang di beach club, matahari terbenam dari daybed yang sudah Anda reservasi, bukan yang harus diantre. Inilah hari di mana pulau ini menjual dirinya sendiri.
Hari 3 — Satu malam besar
Makan malam di Berawa, lalu apa pun yang sedang ditawarkan minggu itu — klub di Seminyak, DJ ternama, guestlist. Pesan meja lebih dulu sebelum yang lain; malam inilah yang paling cepat penuh.
Hari 4 — Pindah ke pedalaman, Ubud
Ambil sopir dan jadikan perjalanan transfer ini sebagai satu hari penuh: pura, air terjun atau desa-desa kerajinan di tengah perjalanan, tiba di sore hari. Malam-malam di Ubud tenang dan berakhir lebih awal, yang setelah tiga malam di pesisir justru itulah intinya.
Hari 5 — Ubud di pagi hari
Sawah berundak atau jalan menyusuri punggung bukit pukul tujuh pagi, sebelum bus-bus datang. Siang untuk air terjun atau spa, makan malam di lembah.
Hari 6 — Pindah ke selatan, Uluwatu
Satu hari perjalanan lagi, kali ini menuju semenanjung. Tiba untuk makan siang, habiskan sore di teras tebing, dan nikmati matahari terbenam dari atas laut — yang terbaik di pulau ini, dan sepadan dengan dua malam yang diperlukan untuk menikmatinya dengan semestinya.
Hari 7 — Santai, lalu ke bandara
Pagi di vila, makan siang lebih awal, dan siapkan waktu jauh lebih banyak untuk jalan menuju bandara daripada yang diperkirakan dari jaraknya saja. Penerbangan malam? Day room atau late checkout jauh lebih mudah diatur daripada menghabiskan sore di ruang keberangkatan.
Apa yang perlu dipesan sebelum berangkat
- Penjemputan bandara, dengan nomor penerbangan Anda.
- Malam besar itu — mejanya, bukan sekadar restorannya.
- Kursi sunset di beach club mana pun jika jatuh pada hari Jumat, Sabtu, atau di bulan Juli, Agustus, atau akhir Desember.
- Dua hari transfer, sebagai sopir harian penuh, bukan sekadar antar-jemput titik ke titik.
Semua yang lain bisa diputuskan di pagi harinya.
Dua kesalahan
Menjadikan satu desa sebagai basis untuk seluruh minggu. Perjalanan sehari ke Ubud dari Canggu berarti tiga jam di mobil untuk empat jam di tengah keramaian. Menginap di sana selama dua malam tidak menambah biaya ekstra apa pun dan memberi Anda pagi hari yang berharga.
Merencanakan makan malam dan matahari terbenam di desa yang berbeda. Matahari terbenam di Uluwatu dan makan malam di Seminyak adalah rencana yang indah, dengan sembilan puluh menit kemacetan di tengahnya.
Kirimkan tanggal perjalanan Anda dan apa saja yang sudah Anda pesan, dan kami akan beri tahu bagian mana dari rencana ini yang cocok dan mana yang perlu disesuaikan: tanya concierge.
Mau kami yang urus?
Beri tahu concierge apa yang Anda butuhkan — meja, guestlist, vila, sopir. Kami jawab dalam 15 menit, 24/7.