Langsung ke konten

Pesta perpisahan di Bali: tempat berpamitan dengan gaya

Akan meninggalkan Bali? Pesta perpisahan paling cocok di malam yang bisa dihadiri teman-teman Anda: sunset di Zumana, pesta taman di Desa Kitsuné, atau meja di Savaya, dengan makan malam lebih dulu. Cara merencanakannya.

Diperbarui 26 Oktober 2026 · Baca 4 menit

Pesta perpisahan di Bali paling mudah digelar di salah satu malam rutin pulau ini, saat teman-teman sudah mengenal tempatnya: sore sunset di Zumana di Kuta, pesta taman hari Selasa atau Jumat di Desa Kitsuné di Canggu, atau meja di atas tebing Savaya. Tambahkan makan malam sebelumnya untuk teman terdekat, pesan satu meja untuk semua orang, dan rencanakan perjalanan pulang.

Pesta perpisahan, bukan malam terakhir

Panduan ini untuk orang yang meninggalkan pulau setelah tinggal lama, dan mengumpulkan orang-orang yang ditemuinya di sini. Jika Anda wisatawan dengan satu malam tersisa, malam terakhir Anda di Bali lebih tepat dibaca. Pesta perpisahan punya daftar tamu berisi teman, sering dari berbagai sudut pulau, jadi pertanyaan pertama adalah ke mana mereka semua bisa datang.

Pilih malam yang bisa dihadiri teman-teman

Program mingguan memberi pesta perpisahan tanggal tetap yang bisa direncanakan orang:

  • Desa Kitsuné, Canggu: pesta taman setiap Selasa dan Jumat, hujan atau cerah, di kompleks Savaya Group bersama Ina Ré, Café Kitsuné, dan butik Maison Kitsuné.
  • Zumana, Sunset Bay di Kuta: Ritual of the Sun setiap Sabtu, Zumana Sunday, dan rotasi malam hari kerja yang mencakup Made in Kuta.
  • Savaya, di atas tebing Uluwatu di Pecatu: Last Light setiap Senin, sunset set dari The Cube, dan headliner di akhir pekan.

Kalender sebenarnya ada di halaman acara; halaman setiap malam menampilkan ketentuannya sendiri. Kalender pesta menjelaskan bagaimana satu minggu tersusun.

Sunset atau larut malam?

Pesta perpisahan punya satu momen penting: saat berpamitan. Saat matahari terbenam, cahayanya ikut bekerja, dan teman yang harus bangun pagi tetap bisa datang. Zumana dan Last Light di Savaya dibangun di sekitar jam itu. Pesta larut malam cocok untuk rombongan yang ingin berdansa sepuasnya; malam Jumat di Desa Kitsuné atau malam akhir pekan di Savaya lebih pas. Baca pesta sunset atau larut malam jika Anda ragu.

Makan malam untuk teman terdekat

Banyak perpisahan dimulai dengan makan malam panjang, lalu terbuka untuk semua orang kemudian.

  • Ina Ré, di Desa Kitsuné, punya ruang makan privat untuk rombongan dengan menu yang disesuaikan, di lokasi yang sama dengan pesta taman hari Selasa dan Jumat.
  • Giselle, Canggu, menyatakan di halamannya sendiri bahwa sebagian restoran bisa dipesan untuk rombongan.
  • MIA, Berawa, menyesuaikan menu dengan rombongan untuk acara privat.
Ina Ré

Ina Ré

Restoran · Canggu

Ina Ré adalah restoran di Desa Kitsuné, kawasan gaya hidup di Jalan Munduk Catu, Canggu. Executive chef asal Chili, Cristian Encina, memadukan cita rasa Mediterania dengan street food Amerika Latin: paella untuk dinikmati bersama, ceviche, taco, empanada, serta daging panggang kayu bakar seperti tomahawk Stockyard. Desain ruangannya terinspirasi seni dan kerajinan Bali, dengan material buatan tangan, tenunan, dan motif tradisional, serta dilengkapi ruang makan privat untuk rombongan. Brunch hari Minggu punya menu sendiri, begitu pula Courtyard Saturdays.

Giselle

Giselle

Restoran · Canggu

Giselle adalah restoran Mediterania di Jalan Tanah Barak, Canggu, yang didirikan oleh sekelompok sahabat berpengalaman panjang di dunia hospitality, dan mereka menyebutnya “rumah bagi teman, orang asing, dan cerita”. Suasananya menghadirkan Riviera ke Bali, di ruang makan dan halaman dalam. Hidangan laut menjadi pusat menu, dengan crudo, seafood platter, sashimi madai (sea bream), dan ikan flambé, ditambah pasta buatan sendiri serta hidangan untuk berbagi, dari bahan lokal yang dipilih secara bertanggung jawab. Setiap Jumat dan Sabtu malam, Club 55 mengambil alih setelah makan malam.

MiA

MiA

Restoran · Berawa

MîA adalah restoran dan bar masakan Asia modern di Jalan Raya Semat, Tibubeneng, kawasan Berawa di Canggu. Menunya dirancang untuk dinikmati bersama, memadukan warisan kuliner Asia dengan teknik kontemporer: gyoza wagyu dengan karashi, kepiting soka dengan ponzu amazu, tempura ikan Chilean sea bass, dan kari hijau Thailand. Minumannya diracik untuk melengkapi hidangan, dan suasananya memadukan gaya modern dengan sentuhan tradisional di bawah langit Bali. Tempat yang pas untuk berkumpul bersama teman.

Panduan makan malam rombongan membahas set menu dan pengaturan tempat duduk untuk meja panjang.

Satu meja untuk semua orang

Tamu perpisahan datang bergelombang. Meja adalah satu-satunya tempat yang bisa dipesan di ketiga klub mitra, jadi teman yang datang belakangan punya tempat untuk menemukan Anda. Minimum spend-nya ditetapkan oleh tempat itu untuk setiap malam; di Savaya dan Zumana denah meja menyebutkan bahwa itu sudah termasuk kredit makanan dan minuman. Keluar-masuk kembali di Savaya dan Zumana hanya bisa dengan meja.

Teman yang datang sendiri bisa mendaftar ke guestlist malam itu, jika ada: mendaftar gratis, masuk gratis hanya sebelum batas waktu yang tertera di halaman malam itu, dan pendaftaran tidak menjamin bisa masuk. Tempat-tempat itu menyatakan grup campuran dan pasangan sangat diutamakan. Semua orang harus berusia 21 tahun ke atas, dengan paspor atau SIM yang sah. Panduan guestlist menjelaskan cara pendaftarannya.

Jika Anda ingin privat

Untuk perpisahan yang hanya milik Anda, Desa Kitsuné menawarkan acara privat dalam dua bentuk: seluruh kompleks, atau The Garden saja. Kolamnya hanya dekoratif, jadi pestanya tetap di halaman rumput dan di bar. Lihat panduan acara privat Desa Kitsuné; concierge menanyakan apa yang mungkin pada tanggal Anda.

Mengantar semua orang pulang

Di malam perpisahan, tidak ada yang sebaiknya pulang naik skuter. Toyota Hiace Premio atau Toyota Alphard dengan sopir dapat membawa rombongan dari makan malam ke klub dan menunggu sampai selesai; lihat sopir untuk semalam. Teman yang tinggal di kawasan berbeda bisa berbagi sebagian perjalanan.

Bagaimana FirstBali mengaturnya

Sampaikan kepada concierge tanggal Anda, berapa teman yang Anda harapkan, dan apakah Anda ingin sunset atau larut malam. Kami menanyakan ke tempat itu atas nama Anda; meja atau ruangan menjadi milik Anda setelah tempat itu mengonfirmasi, dan minimum spend atau deposit apa pun mengikuti ketentuan tempat itu — deposit bukan konfirmasi. Asisten menjawab kapan saja, tim sepanjang siang dan malam waktu Bali.

Bacaan berikutnya: kehidupan malam untuk penduduk, malam keluar rombongan besar, dan panduan reuni.

Pertanyaan yang sering masuk

+Di mana sebaiknya saya menggelar pesta perpisahan di Bali?

Di malam rutin yang sudah dikenal teman-teman Anda: pesta taman di Desa Kitsuné hari Selasa atau Jumat, sunset di Zumana, atau meja di Savaya. Makan malam privat di Ina Ré, Giselle, atau MIA bisa lebih dulu.

+Apakah teman-teman saya perlu masuk guestlist?

Tamu di meja Anda masuk bersama meja. Yang lain bisa mendaftar sendiri di halaman malam itu jika ada daftar; pendaftaran gratis tetapi tidak menjamin bisa masuk.

+Bisakah teman bergabung lebih larut?

Ya, jika mereka berhasil masuk: meja memberi mereka tempat untuk menemukan Anda. Di Savaya dan Zumana, hanya tamu dengan meja yang bisa keluar lalu masuk kembali.

+Apakah ada batas usia?

Savaya, Zumana, dan Desa Kitsuné semuanya 21+, dengan identitas berfoto yang sah seperti paspor atau SIM.

+Bisakah saya memesan seluruh tempat untuk perpisahan saya?

Desa Kitsuné menawarkan acara privat untuk seluruh kompleks atau The Garden saja. Concierge menanyakan apa yang mungkin pada tanggal Anda; tidak ada yang ditahan sampai tempat itu mengonfirmasi.

Disebut di panduan ini

Mau kami yang urus?

Beri tahu concierge apa yang Anda butuhkan — meja, guestlist, vila, sopir. Asisten menjawab kapan pun; tim mengambil alih pukul 09.00 hingga tengah malam waktu Bali.

Hubungi concierge

Baca juga